Latar Pengalaman

Pengalaman saya mencakup berbagai level organisasi—dari lingkungan internasional hingga inisiatif akar rumput—dengan paparan pada pengembangan bisnis, pendidikan, serta layanan kesehatan berbasis komunitas.

Pendekatan lintas sektor ini membentuk cara saya membaca proposal, business plan, dan rancangan program secara menyeluruh: menghubungkan visi, strategi, tata kelola, penguatan kapasitas SDM, dan dampak manusia di lapangan.

Nilai yang Saya Pegang

Kejelasan etis lebih penting daripada bahasa persuasif.

Penilaian independen lebih utama daripada volume pekerjaan.

Kepercayaan jangka panjang lebih bernilai daripada hasil cepat.

Nilai-nilai ini menjadi dasar dalam menentukan kerja sama yang saya terima—dan yang saya pilih untuk tidak dikerjakan.

Fokus Utama

Fokus saya adalah menjaga kesesuaian antara klaim dan kenyataan, memahami implikasi jangka panjang dari bahasa dan angka yang digunakan, serta melindungi kepercayaan dengan donor, mitra, dan penerima manfaat.

Pendidikan Formal

Pascasarjana Psikologi Terapan (Universitas Indonesia) dan Ekonomi (University of St Andrews, Scotland), dengan latar belakang sarjana Ekonomi Akuntansi.

Nationally Certified Human Capital Manager (CHCM) dan konselor terlatih. Saat ini sedang menempuh pendidikan Sarjana Hukum untuk memperkuat pemahaman tata kelola dan akuntabilitas kelembagaan.

Pendekatan Kerja

Saya tidak memposisikan diri sebagai penulis, pelaksana, atau pengambil alih fungsi internal organisasi.

Saya bekerja sebagai mitra berpikir independen, memberikan kejelasan, pertimbangan, dan perspektif etis ketika kerapian teknis dan kecepatan saja tidak cukup

Ketersediaan

  • Saya bekerja dengan jumlah klien terbatas dan memilih kerja sama secara selektif, berdasarkan kesesuaian ruang lingkup dan nilai.

Tentang saya

Saya membantu organisasi merapikan komunikasi pendanaan, menyusun business plan, serta mendesain konsep dan rancangan program intervensi—termasuk pelatihan SDM dan training plans—yang disesuaikan dengan kebutuhan nyata dan kapasitas organisasi.

Dengan pengalaman lintas sektor (multilateral, bisnis, pendidikan, dan organisasi non-profit), saya berperan sebagai mitra berpikir strategis untuk memastikan narasi, data, arah program, dan pengembangan tim selaras dengan tata kelola yang sehat, sensitivitas donor, serta realitas di lapangan.

Di tengah maraknya penggunaan AI dan template instan, saya menghadirkan perspektif manusia yang independen—menjaga integritas pesan, ketajaman strategi, dan dampak nyata bagi komunitas.